Saat ini mulai berkembang cara pengajaran. Dari cara mudah hingga melalui sebuah metode yang termutakhir. Namun tetap menemui banyak pula keluhan para orang tua dari setiap perilaku yang timbul pada
pola fikir anak-anak.
Mendidik anak 웃 dengan cara lama lebih baik dari semua teknologi baru. Jika orang tua tidak membatasi anak 웃 mereka menggunakan tablet dan smart phone, maka anak-anak akan kehilangan kemampuan untuk melakukan interaksi yang berarti dengan orang dewasa
Demikian dikatakan penulis buku anak Mem Fox kepada ABC. Ia mengatakan, bukannya menentang teknologi, tapi menentang 'pendidikan anak diserahkan kepada teknologi'.
Pengarang Possum Magic itu mengatakan, "Saya sendiri juga bersalah, menggunakan teknologi untuk membuat anak-anak 웃 tenang."
Fox saat ini sedang mempromosikan buku barunya "Baby bedtime". Ia menolak keras tuduhan bahwa ia meraup banyak keuntungan dari buku-bukunya yang tersedia di platform digital. "Saya menentang buku-buku saya dijadikan e-book (buku elektronik). Saya sama sekali tidak mempunyai wewenang atas apa yang tertera dalam kontrak," katanya.
Fox mengatakan, ia tidak mendapat banyak dari buku-buku yang tersedia dalam format digital. "E-book untuk anak-anak kecil tidak laku," katanya.
Ia berpendapat, alasan mengapa e-book anak-anak tidak populer adalah karena kita perlu buku yang besar untuk anak-anak supaya mereka melakukan interaksi.
Fox menyatakan, sudah luas diketahui bahwa para eksekutif di Silicon Valley membeli banyak buku bergambar untuk anak-anak mereka. Membiarkan seorang anak 18 bulan sendirian dengan sebuah tabet atau smart phone merupakan pengalaman 'tanpa kehangatan' bagi anak balita itu.
Sumber: RadioAustralia.net
pola fikir anak-anak.
Mendidik anak 웃 dengan cara lama lebih baik dari semua teknologi baru. Jika orang tua tidak membatasi anak 웃 mereka menggunakan tablet dan smart phone, maka anak-anak akan kehilangan kemampuan untuk melakukan interaksi yang berarti dengan orang dewasa
Demikian dikatakan penulis buku anak Mem Fox kepada ABC. Ia mengatakan, bukannya menentang teknologi, tapi menentang 'pendidikan anak diserahkan kepada teknologi'.
Pengarang Possum Magic itu mengatakan, "Saya sendiri juga bersalah, menggunakan teknologi untuk membuat anak-anak 웃 tenang."
Fox saat ini sedang mempromosikan buku barunya "Baby bedtime". Ia menolak keras tuduhan bahwa ia meraup banyak keuntungan dari buku-bukunya yang tersedia di platform digital. "Saya menentang buku-buku saya dijadikan e-book (buku elektronik). Saya sama sekali tidak mempunyai wewenang atas apa yang tertera dalam kontrak," katanya.
Fox mengatakan, ia tidak mendapat banyak dari buku-buku yang tersedia dalam format digital. "E-book untuk anak-anak kecil tidak laku," katanya.
Ia berpendapat, alasan mengapa e-book anak-anak tidak populer adalah karena kita perlu buku yang besar untuk anak-anak supaya mereka melakukan interaksi.
Fox menyatakan, sudah luas diketahui bahwa para eksekutif di Silicon Valley membeli banyak buku bergambar untuk anak-anak mereka. Membiarkan seorang anak 18 bulan sendirian dengan sebuah tabet atau smart phone merupakan pengalaman 'tanpa kehangatan' bagi anak balita itu.
Sumber: RadioAustralia.net
No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.